看板 poetry 關於我們 聯絡資訊
[Jalaluddin Rumi] --Amien Wangsitalaja, translated by Kamadevas I I who was bereft of lover Now recover love So dance from the beginning was grasped As nothing but light I Yearn for dance After light II On the companion’s body figure, I tear the ornament of love With dancing fragments of fire (I am not a fool To practice the deed) My companion is on the bridal dais Where hope and anxiety Spill over. My companion, You are The sun III Come to dance And to adorn the orgy With shining poems And divine feast I stay in the garden In the rotation of the flower And the fruit Season The moon And the emotion Alas! My creativity bends your eyebrow To shoot my sight On the navel of your passion *Amien Wangsitalaja, Kitab Rajam (The Book of Punishment), Magelang: Indonesiatera, 2001, pp.6-8. [Jalaluddin Rumi] I aku yang kehilangan kekasih kini nemukan cinta sebab mentari memang tak tertangkap selain cahaya aku merindukan mentari selepas cahaya II pada sosok kawan kurobek-robek ornament cinta dengan pecahan api tari (aku bukan orang yang dungu menerapkan ihwal itu) kawanku ialah pelaminan tempat asa dan gundah tumpah kawanku matahari ialah engkau III mari menari dan menghiasi orgi dengan semarak sajak dan pesta ilahi aku duduk di taman dikitari bunga musim semi bulan dan emosi aduh kucipta busur dengan alismu untuk memanahkan pandangku pada pusar berahimu -- http://blog.roodo.com/kamadevas -- ※ 發信站: 批踢踢實業坊(ptt.cc) ◆ From: 99.42.20.232